Minggu, 05 Mei 2013

Minimarket mushrooming complaints increased, complaints


Finance Info- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kabupaten Lahat memprediksi menjamurnya pasar modern retail (fast market/minimarket) di Lahat berpengaruh dengan meningkatnya keluhan dan pengaduan masyarakat. 


Catatan yang dimiliki YLKI angka pengaduan pelayanan konsumen yang masuk mencapai 22 kasus sepanjang 2012 lalu. Jumlah ini meningkat 40 persen ketimbang 2011 silam yakni 15 kasus keluhan.


"Banyak sekali toko modern yang mulai dibangun, terlebih lagi dua toko modern yang ternama di Indonesia. Kita prediksi meningkat pada 2013 ini," ujar Ketua YLKI Lahat, Sanderson di sekretariatnya, Kamis (2/5/2013).


Kendati demikian, Sanderson menyayangkan masih minimnya tingkat kesadaran masyarakat untuk melaporkan keluhannya saat menemukan penyimpangan ketika melakukan transaksi jual beli.


"Budaya sadar kita masih sangat kecil. Anggapan mereka dengan harga yang kecil dinilainya sederhana. Padahal, justru itu kita bisa menindaklanjutinya," kata dia.


Dari kasus yang ada, YLKI menyebut keluhan terhadap rusaknya kemasan makanan dan minuman (mamin) serta masa kedaluwarsa yang paling banyak ditemui.


"Kita lihat dari rusaknya mamin yang dikemas dalam kaleng. Jika ada lapisannya yang rusak, terutama bagian dalam, tentunya bakal bereaksi dengan mamin yang ada di dalamnya. Ini yang menyebabkan kesehatan konsumen terganggu. Termasuk, peristiwa yang merenggut korban jiwa di Muara Dua, Oku Selatan beberapa waktu lalu," jelas Sanderson.


Sanderson menjamin, demi meminimalisir penyimpangan serupa di Lahat, YLKI terus melakukan pengawasan terhadap pendistribusian dan peredaran mamin, terutama di toko retail modern.


"Kita akui, YLKI belum ada aturan main yang jelas. Tapi untuk frekuensi pengawasan di lapangan, kita selalu lakukan kapan pun. Bahkan kita juga menerima pengaduan konsumen di TKP jika ternyata mengalami kerugian," kata dia.


Sementara, pemilik toko modern Alfamart, Ulfa mengaku tetap melaporkan semua barang-barang kemasannya pada YLKI setiap satu minggu sekali.


"Laporan itu kita sampaikan dalam bentuk kartu. Kondisi, kualitas, kuantitas serta masa kedaluwarsanya mulai dari distribusi hingga pemasaran tetap kita awasi barang-barangnya. Kita tetap memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen," pungkasnya.

(gpr)


Finance; Investment; Business; Economics




Finance; Investment; Business; Economics

Title Post: Minimarket mushrooming complaints increased, complaints
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Mohammad Zulfi Satriawan

Thank you for your coming, please leave your comment

Tidak ada komentar:

Posting Komentar