Selasa, 05 Maret 2013

IHSG berpotensi melompati rekor sebelumnya

AppId is over the quota
AppId is over the quota
Dana Aditiasari

IHSG berpotensi melompati rekor sebelumnya

Sindonews.com - Pada perdagangan awqal perdagangan pekan ini diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada support 4.728-4.756 dan resistance 4.808-4.813.

"Lagi-lagi new high record kembali diraih dan tidak ada yang beda dari ulasan kami sebelumnya, dimana target resisten kami kembali dilompati," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Senin (4/3/2013).

IHSG, kata Reza, berpola menyerupai  hammer sentuh upper bollinger bands  (UBB). MACD kembali bergerak naik dengan histogram positif yang meningkat. RSI, William's %R, dan stochastic belum terlihat menjauhi area overbought.

"Meski masih ada peluang untuk menuju resisten berikutnya, namun perlu juga kita mewaspadai jika ada potensi pembalikan arah sehingga kita bisa dengan cepat mengambil tindakan jika kondisi tersebut terwujud," tegas dia.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, penurunan yang sempat terjadi pada IHSG, diakui Reza sempat membuat tim risetnya khawatir, tak terkecuali pelaku pasar lainnya bahwa IHSG akan downreversal.

Apalagi dengan penutupan bursa saham AS yang negatif, dimana pada pembukaan hingga pertengahan sesi masih menghijau, membuat minat untuk profit taking. Masih banyaknya berita positif terkait rilis kinerja emiten dan beberapa diantaranya merilis rencana pembagian dividen membuat pelaku pasar kembali melakukan aksi beli.

Bahkan rilis inflasi bulanan Februari yang dinilai lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya (seolah-olah) tidak banyak berimbas ke pasar.

"Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.817,91 (level tertingginya) jelang  preclosing dan menyentuh level 4.777,98 (level terendahnya) jelang akhir sesi 1 dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.811,61," papar Reza.

Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi meningkat. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik negatif setelah merespon tidak berubahnya rencana Senat AS untuk tidak menyingkirkan sequester (pemangkasan belanja), dimana memutuskan untuk menolak beberapa proposal yang diajukan untuk mencegah automatic spending cut senilai USD85 miliar, yang efektif pada 1/3/13 sehingga memicu ketegangan di pasar.

Angka tersebut merupakan pemangkasan awal dan akan terus dilakukan hingga mencapai USD1,2 triliun dalam 10 tahun. Pasar sendiri berharap, untuk 2013 pemangkasan anggaran AS hanya USD50 miliar.

Jika lebih, dikhawatikan akan menghambat laju pemulihan ekonomi dan akan memperkuat USD sebagai safe haven. Bursa saham Asia menghijau terutama dipicu spekulasi terhadap penurunan harga barang-barang konsumer Jepang akan mendorong BoJ untuk memberikan stimulusnya melawan deflasi.

Kenaikan household spending Jepang dan manufacturing PMI India sempat direspon positif. Akan tetapi, Hang Seng dan Shanghai melemah setelah Manufacturing PMI China turun meski untuk versi HSBC tidak berubah angkanya.

Penurunan ini membuat harga komoditas anjlok dan memudarkan harapan bahwa ekonomi China akan cepat pulih. Sementara bursa saham Eropa berbalik negatif setelah merespon penurunan data-data manufaktur Inggris dan China dan kenaikan data pengangguran Eropa.

Data-data negatif ini menghalau kabar positif dari kenaikan indeks manufaktur Eropa;  manufacturing PMI dan retail sales Jerman. Selain itu, pelaku pasar juga terlihat khawatir dengan sequester di AS yang akan mengganggu pemulihan ekonomi.

Bursa saham AS menghijau di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap sequester yang terjadi setelah merespon positif kenaikan data consumer sentiment, personal spending  (MoM), dan  ISM manufacturing index.

"Hingga kini, Demokrat dan Republik belum sepakat bagaimana mengganti rencana pemotongan APBN sebesar USD1,2 triliun untuk sembilan tahun fiskal ke depan dengan pemangkasan USD85 miliar harus dilakukan dalam tujuh bulan sisa tahun fiskal ini," tutur dia.

(rna)

Finance; Investment; Business; Economics



Finance; Investment; Business; Economics

Title Post: IHSG berpotensi melompati rekor sebelumnya
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: Unknown

Thank you for your coming, please leave your comment

Tidak ada komentar:

Posting Komentar